A. Dasar pemeliharaan kendaraan
Pemeliharaan tau yang biasa disebut maintenance dilakukan untuk menjaga agar kendaraan selalu dalam keadaan standar dan prima, sehingga terjaga keamanan, keselamatan, serta kenyamanan saat berkendara. Perawatan harus dilakukan rutin agar terjaga kondisinya.
- Konsep pemiliharaan terdiri dari 2 macam yaitu:
• Perawatan terencana atau perawatan berkala
• Perawatan tak terencana atau perbaikan jika terjadinya kerusakan sewaktu-waktu. - Keuntungan yang didapatkan dengan dilakukan servis secara teratur sebagai berikut:
• Keamanan dan keselamatan
• Unjuk kerja dan kenyamanan yang optimal
• Kendaraan slalu dalam kondisi optimal
• Biaya operasional yang hemat. - Daftar pemeliharaan berkala mesin kendaraan ringan
- Tahap-tahap pelaksanaan pemeliharaan dan perawatan kendaraan ringan:
• Persiapan
• Pelaksanaan pekerjaan
• Tes jalan dan kontrol akhir
• Pembersihan dan penyerahan kendaraan - Jadwal perawatan berkala mesin kendaraan
B. Perawatan sistem utama engine dan mekanisme katup
Perawatan pada sistem engine dan mekanisme katup sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan putaran-putaran komponen engine dan katup-katupnya. Perawatan sistem ini meliputi tes kompresi dan perawatan pada sabuk penggerakan, sabuk timing, kepala slinder, dan celah katup.
C. Perawatan sistem pelumasan
Sistem pelumasan merupakan salah satu komponenyang penting dalam kendaraan yang berguna dalam menjaga kendaraan dari keausan. perawatan pada sistem pelumasan dapat dilakukan dengan penggantian elemen saringan oli dan penggantian oli motor secara berkala.
- Fungsi sistem pelumasan sebagai berikut:
• Memperkecil gesekan, sehingga mengurangi keausan
• Mendinginkan komponen
• Sebagai pembersih dari keausan bidang lumas
• Sebagai perapat - Komponen-komponen sistem pelumasan
• Pompa oli berfungsi mengisap oli ban dari bak oli (oli pan).
• Sistem pengaturan tekanan berfungsi sebagai pengaturan tekanan oli agar tetap konstan
• Saringan oli berfungsi sebagai penyaringan kotoran yang ada dibesi dan lainnya
• Saringan kasar berfungsi sebagai komponen yang berupa saringan oli dan terpasang di saluran masuk oli
• Oil pressure switch berfungsi sebagai switch yang mengaktifkan lampu peringatan bila tekanan oli tidak tercukupi pada saat mesin mobil dinyalakan
• Relief valve berfungsi sebagai membebaskan tekanan pada saat oil pump mempunyai tekanan yang berlebihan - Macam-macam sistem pelumasan
• Pelumasan campuran
• Pelumasan tekan - Cara Perawatan berkala sistem pelumasan
• Cara penggantian elemen saringan oli
• Penggantian oli motor dan saringan oli
D. Perawatan sistem pendinginan
Perawatan pada sistem pendinginan dapat dilakukan dengan memperbaiki radiator jika terjadi kebocoran, menjaga kevakuman tutup radiator, pemeliharaan fungsi thermostat, dan penambahan air pendingin.
- Kegunaan dan prinsip sistem pendinginan dalam mesin kendaraan.
- Macam-macam sistem pendinginan
• Pendinginan udara
• Pendinginan air sirkuit pompa - Cara kerja Termostat
Bila suhu air pendingin rendah, maka aliran air ke radiator ditutup termostat/terputus. Jika suhu air pendingin mencapai 80C-100C, maka termostat terbuka dan air mengalir ke radiator. - Akibat kerusakan dan gangguan pada termostat
• Termostat tidak terpasang
Jika termostat tidak terpasang atau rusak dalam kondisi selalu terbuka, maka motor tidak dapat dengan cepat mencapai temperature kerja. Oleh karena itu, air dapat bersikulasi melewati radiator meskipun air masih dingin. Air pendingin menjadi tetap relative dingin, sehingga tidak dapat membantu air pendingin dan mesin/motor cepat panas mencapai temperatur kerja.
• Termostat rusak tertutup
Jika termostat rusak dan dalam kondisi tetap tertutup maka mesin/motor menjadi semakin panas dan akhirnya terjadi panas berlebihan (overthingking), akibatnya mesin/motor macet dan komponen mesin rusak. - Tutup radiator
Berfungsi untuk menaikkan tekanan air didalam sistem pendinginan, air sistem pendinginan bertekanan 80-120 kPa (0,8-1,2 bar). Maka titik didih air pendingin dapat naik mencapai 120C, sehingga sistem pendinginan menjadi lebih aman. - Perawatan sistem pendinginan
• Pemeliharaan fungsi tutup radiator
• Pemeliharaan fungsi termostat
• Penambah air pendingin
E. Sistem pendinginan mesin berfungsi untuk mengurangi keausan komponen-komponen mesin melalui penyerapan panas agar tidak terjadi overthingking (panas berlebihan). Krena overthingking dapat mengakibatkan pemuaian serta tingkat gesekan yang lebih besar.